Asal Usul dinamakan Kabupaten Pemalang
Penulis : Mahasiswa pemalang on Jumat, 12 Juli 2013 | 20.12
Mengenai dari mana nama Pemalang berasal,terdapat bermacam-macam legenda sebagai berikut:
1. Nama Pemalang diambil dari kepribadian watak rakyat Pemalang yang bersemboyan:
- Benteng wareng ing payudan tan sinayudan.
- Banteng wareng ing sinonderan yang artinya, rakyat Pemalang jika
sudah dilukai atau dijajah berani berjuang RAWE-RAWE RANTAS
MALANG-MALANG PUTUNG BERANI BERKORBAN HABIS-HABISAN DEMI NUSA DAN
BANGSA.
- Arti banteng wareng rakyat kecil payudaan : perang tan sinayudan :
perang tidak dapat dicegah RAWE-RAWE RANTAS MALANG MALANG PUTUNG BANTENG
WARENG SINONDERAN : Dalam melawan musuh sambil menari-nari, sinonderan
biarpun sampai kalung usus takan pantang menyerah.
2. Nama Pemalang diambil dari nama sungai me'malang' yang membentang
dari sebelah utara desa Kabunan membujur ke pelabuhan Pelawangan.
Sungai tersebut sering digunakan untuk sarana angkutan, membawa
barang-barang dari pusat Pemalang ke berbagai wilayah seperti Kabunan,
Taman, Beji, Pedurungan (pada abad ke XIV di masa Majapahit berkuasa)
saat itu penguasa Pemalang adalah Ki Gede Sambungyudha.
3.
Karena erosi akibat arus sungai yang membawa lumpur dari gunung ke laut
diperkirakan per tahun terkikis lima-enam meter maka sungai MALANG
berpindah ke utara dari Comal ke Asemdoyong, sungai itu melintang
malang, tidak dari selatan gunung ke utara tetapi dari timur ke barat,
sehingga membingungkan orang yang mau berbuat jahat. contohnya ketika
patih Thalabuddin dari kesultanan Banten membawa keris Kyai tapak ia
mendadak menjadi bingung ( keder ) sehingga mondar-mandir saja di
Pemalang.
(sumber : Ki Sunari djoko Tjarito)
PEMALANG KOMPLANG(1575-1604)
Para pakar sejarah,sesepuh dan Pinisepuh,Pendata legenda
Pemalang,ulama dan lapisan masyarakat Pemalang meyakini bahwa Pemalang
merupakan kota tua.
Ditinjau dari proto sejarah (Permulaan Sejarah) dan kronologis
dari tahun ke tahun dari prasa yang autentik membuktikan bahwa Pemalang
dalam tahun 700 masehi sudah berdiri pada jaman Hindu yang dipimpin
oleh keturunan Sanjaya yang bernama Rakai Panaraban yang merupakan Raja
sunda keturunan mataram).
Pengakuan dari kerajaan Pajang membuktikan keberadaan Pemalang waktu
itu. Ke-sepuluh pemerintahan yang sah di akui oleh Kerajaan Pajang
adalah : 1 . Surabaya
2 . Tuban
3 . Pati
4 . Demak
5 . Pemalang
6 . Butan
7 . Selarong
8 . Banyumas
9 . Krapyak
10 . Mataram
(sumber: W.Freisen Mies hal.25)
Bukti penemuan pada peta Palitik pulau Jawa (Java Palitik Toestand)
menyatakan keberadaan Pemalang sejajar dengan kota lainnya di pesisir
pulau Jawa,kota-kota tersebut adalah 1 . Kota Bantam (sekarang Banten)
2 . Kota Batavia
3 . Kota Pemalang
4 . Kota Semarang
5 . Jipang
6 . Kerawang
7 . Surabaya
8 . Madura.
Menurut
peta tersebut,beberapa tempat seperti
Losari,Brebes,Tegal,Comal,Pekalongan dan Batang termasuk kedalam wilayah
kekuasaan Pemalang.dalam perpustakaan nasional Jakarta pada Hari jadi
kota Tegal 1920,pada saat itu Kendal,Batang,Pekalongan,termasuk Comal
dan Brebes belum terdaftar pada peta tersebut.
a dan yang lainnya.
Pengakuan dan Pengukuhan hari jadi kota Tegal pada hari Jum’at Kliwon
12 April 1580. Ki Gede Sebayu yang merupakan cucu dari Pangeran Benowo
Pemalang diangkat menjadi jurudemang dengan dikukuhkannya Tegal menjadi
Kota Kademangan.
Maka
semakin jelas,dari hari jadi Kota Tegal 1580,yang mengesahkan
Jurudemang Tegal adalah Pangeran Banowo penguasa dari Pemalang,kota yang
telah menjadi pemerintahan yang telah mapan pada waktu itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar